Exploring Dynamic Array + User Defined Lambda (UDL) with LAMBDA
Taruma Sakti Megariansyah
2022-10-25
Agenda untuk feidlambda II: Exploring Dynamic Array + User Defined Lambda (UDL) with LAMBDA
LAMBDAANDTRUE. 1TRUE ketika dua (atau lebih) bernilai TRUE. Jika terdapat satu atau lebih nilai FALSE maka menghasilkan nilai FALSE.AND(logical_vector)), maka akan mengevaluasi seluruh elemen pada logical vector (AND(elemen_1, elemen_2, ...)).AND (*)AND pada setiap elemen dengan vector/array. ={AND(elemen1_vector1, elemen1_vector2, ...), AND(elemen2_vector1, elemen2_vector2, ...), ...}.0 (FALSE) atau 1 (TRUE). Contohnya: {1, 0, 1}numerical_vector=1 untuk menghasilkan logical vector ({TRUE, FALSE, TRUE})ORTRUE. 1TRUE ketika salah satu bernilai TRUE.OR(logical_vector)), maka akan mengevaluasi seluruh elemen pada logical vector (OR(elemen_1, elemen_2, ...)).OR (+)OR pada setiap elemen dengan vector/array. ={OR(elemen1_vector1, elemen1_vector2, ...), OR(elemen2_vector1, elemen2_vector2, ...), ...}.0 (FALSE) atau 1 (TRUE). Contohnya: {1, 0, 1}numerical_vector=1 untuk menghasilkan logical vector ({TRUE, FALSE, TRUE})IS*IS*TRUE atau FALSE bergantung pada hasilnya. 1ISBLANK bernilai TRUE jika sel kosong.ISNUMBER bernilai TRUE jika sel berisikan angka.IS* (1)ISNA(...): Cek nilai apakah #N/A.ISERR(...): Cek nilai apakah error selain #N/A (#VALUE!, #REF!, #DIV/0!, #NUM!, #NAME?, atau #NULL!).ISERROR(...): Cek nilai apakah error (seluruh jenis error).ISBLANK(...): Cek nilai apakah kosong.IS* (2)ISLOGICAL(...): Cek nilai apakah logical (TRUE atau FALSE).ISNUMBER(...): Cek nilai apakah numeric (\(\mathbb{R}\)).ISTEXT(...): Cek nilai apakah teks. Dan ISNONTEXT(...): Cek niai apakah bukan teks (number, logical, error)ISFORMULA(...): Cek nilai apakah formula.IS* (3)ISEVEN(...): Cek nilai apakah bilangan genap.ISODD(...): Cek nilai apakah bilangan ganjil.SEQUENCE(...): Fungsi SEQUENCE memungkinkan Anda menghasilkan daftar angka yang berurutan dalam larik seperti \({1, 2, 3, 4, \dots}\). 1RANDARRAY(...): Fungsi RANDARRAY menghasilkan larik angka acak. Anda dapat menentukan jumlah baris dan kolom yang akan diisi, nilai minimum dan maksimum, dan apakah fungsi mengembalikan bilangan bulat atau nilai desimal. 2SORT(...): Fungsi SORT mengurutkan konten rentang atau larik. 1SORTBY(...): Fungsi SORTBY mengurutkan konten rentang atau larik berdasarkan nilai dalam rentang atau larik yang terkait. 2XLOOKUP(...): Fungsi XLOOKUP mencari rentang atau array, lalu mengembalikan item yang terkait dengan kecocokan pertama yang ditemukannya. Jika tidak ada kecocokan, XLOOKUP dapat mengembalikan kecocokan terdekat (perkiraan). 1XMATCH(...): Fungsi XMATCH mengembalikan posisi relatif item dalam array atau rentang sel. 2CONCAT(...): Fungsi CONCAT menggabungkan teks dari beberapa rentang dan/atau string, tetapi tidak menyediakan argumen pemisah atau IgnoreEmpty. 1TEXTJOIN(...): Fungsi TEXTJOIN menggabungkan teks dari beberapa rentang dan/atau string, serta menyertakan pemisah yang Anda tentukan antara tiap nilai teks yang akan digabungkan. Jika pemisah adalah string teks kosong, fungsi ini akan secara efektif menggabungkan rentang. 2IF*IFS(...): Fungsi IFS memeriksa apakah satu atau beberapa kondisi terpenuhi dan mengembalikan nilai yang sesuai dengan kondisi TRUE pertama. IFS dapat menggantikan beberapa pernyataan IF yang bertumpuk, dan jauh lebih mudah dibaca dengan beberapa kondisi. 1=IFS(logical_test1, value_if_true1, [logical_test2, value_if_true2], [logical_test3, value_if_true3], ..., value_if_false)MINIFS(...) / MAXIFS(...): Fungsi MINIFS mengembalikan nilai minimal di antara sel yang ditentukan oleh kumpulan persyaratan atau kriteria tertentu / Fungsi MAXIFS mengembalikan nilai maksimal di antara sel yang ditentukan oleh kumpulan persyaratan atau kriteria tertentu. 2 3SWITCH(...): Fungsi SWITCH mengevaluasi satu nilai (disebut ekspresi) terhadap daftar nilai, dan mengembalikan hasil yang terkait dengan nilai cocok pertama. Jika tidak terdapat kecocokan, nilai default opsional mungkin akan dikembalikan. 1LET(...): Fungsi LET menetapkan nama ke hasil perhitungan. Ini memungkinkan menyimpan perhitungan menengah, nilai, atau menetapkan nama di dalam rumus. Nama ini hanya berlaku di dalam lingkup LET fungsi. Mirip dengan variabel dalam pemrograman, LET dilakukan melalui Excel rumus asli Anda. 1LAMBDALAMBDA(...): Gunakan fungsi LAMBDA untuk membuat fungsi kustom yang dapat digunakan kembali dan memanggilnya dengan nama yang mudah dikenali. Fungsi baru tersedia di seluruh buku kerja dan disebut seperti fungsi asli Excel. 1LAMBDA dan LETLAMBDA dan LET biasanya digunakan bersamaan untuk memudahkan pembuatan UDL ataupun membaca/troubleshooting.LAMBDA berfungsi menerima input dan membungkusnya sebagai fungsi baru di Excel.LET digunakan untuk melakukan perhitungan/kalkulasi setelah menerima input dari LAMBDA.LAMBDA dan LETLAMBDA dan LETLAMBDA dan LETLAMBDA dan LETLAMBDA dan LETLAMBDA\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
LAMBDA\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
LET\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
LET\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
LET\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
LET\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
LET\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
LET\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
LET\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
LET\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
LET\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{2} \]
\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{n} \]
\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{n} \]
\[ \mathbf{y} \leftarrow \mathbf{x} - \frac{\text{mean}(\mathbf{x})}{n} \]
HALFAVG di Formulas Name Manager.=HALFAVG(vector, [n]).=HALFAVG(D5:D10) (maka \(n=2\)).=HALFAVG(D5#, 4) (maka \(n=4\)).Taruma Sakti Megariansyah, hi@taruma.info
© 2022 Taruma Sakti Megariansyah. CC-BY-NC-SA 4.0.